Imtaq merupakan wahana yang akan mengarahkan dunia pendidikan menuju target yang dituju, yakni menciptakan generasi beriman dan berilmu yang mampu bersaing dan beriman kepada Allah SWT. Imtaq (SQ) akan menjadi peneguh karakter penerus bangsa guna menjaga nilai moral bangsa di tengah era globalisasi.

Agama Islam yang mengajarkan umatnya untuk berdisiplin, merupakan salah satu unsur imtaq yang tercantum di dalamnya. Pengertisn berdisiplin itu sendiri merupakan disiplin jasmani maupun rohani. Dengan keseimbangan disiplin anatara keduanya akan mampu menumbuhkan penerus bangsa yang berdisiplin dalam setiap sektor dalam hidupnya.

Disiplin yang tinggi dan seimbang dapat menjadikan siswa mampu mengontrol segala sesuatu yang ada di sekelilingnya. Kemampuan tersebut akan membawa siswa menuju ke kepribadian yang bijaksana. Kebijaksanaan itulah yang akan membuat siswa mampu mengendalikan diri dan lingkungannya, sebagai life skill yang kelak akan berguna saat dia harus terjun ke masyrakat.

Hal-hal tersebut akan menuntun siswa ke arah kemandirian yang betaqwa kepada Allah SWT. Siswa dapat mengekang diri terhadap keinginan-keinginan yang melampaui batas, hal inilah yang menjadikan keterpurukan dunia pendidikan kita, yang merupakan negara Pancasila yang beragama dengan mayoritas beragama Islam. Selain itu, siswa juga mampu berketerikatan dengan kelompok masyarakat yang ada dalam suatu komunitas kehidupan, dan otonomi dalam makna menyangkut keputusan pribadi dengan mengetahui dan memahami sepenuhnya konsekuensi-konsekuensi dari tindakan atau perilaku yang diperbuat.