Pemilihan Duta Bahasa

Bulan Oktober identik dengan Bulan Bahasa. Mengapa bulan ini disebut Bulan Bahasa? Catatan sejarah membuktikan bahwa pada bulan Oktober tepatnya tanggal 28 oktober 1928 adalah hari lahirnya bahasa Indonesia. para pemuda dai berbagai daerah yang berlatar belakang bahasa daerah bersatu mengikrarkan diri dengan nama Sumpah pemuda

Alasan utama mengikrarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan adalah perbedaan bahasa daerah yang mempersulit komunikasi antar pemuda. Dengan adanya bahasa persatuan inilah para pemuda sudah tidak canggung lagi berkomunikasi dalam setiap pertemuan atau rapat-rapat.

Kita sebagai generasi penerus bangsa hanya bertugas untuk melanjutkan perjuangan dan menjaga ikrar Sumpah pemuda.dengan cara tetap mempertahan keberadaannya. Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Sebagai bukti pengesahan bahasa Indonesia, tercantum pula dalam UUD 1945 pasal 36 yakni pernyataan bahwa bahasa negara Indonesia adalah bahasa Indonesia.

Usaha ini harus terus digaungkan. Sikap cinta dan bangga terhadap bahasa Indonesia harus terpatri dalam jiwa kita. di mana pun dan kapan pun seharusnya kita tetap menjunjung tinggi bahasa kita. karena bahasa menunjukkan bangsa. di mana pun kita berada dengan menggunakan bahasa kita, akan dikenali bangsa apa kita.

Bayangkan saja negara yang tidak mempunyai bahasa negara. Mereka menggunakan bahasa asing sebagai komunikasi dalam acara resmi. Di manakah letak kebanggaannya? Karena itulah bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa, sebagai identitas bangsa, dan sebagai bahasa resmi negara harus selalu kita junjung tinggi.

MTsN 1 Kota Blitar tidak tinggal diam dalam peringatan Bulan Bahasa ini. MGMP Bahasa Indonesia yang diketuai oleh Nurhasan Abdullah, S.Pd., M.M. mengadakan berbagai kegiatan. Kegiatan yang diprogramkan yaitu pemilihan duta bahasa, baca puisi karya guru, edit naskah, dan mengupas puisi Rabiah Al Adawiyah.
Semua kegiatan di atas ditujukan untuk membuktikan bahwa MTsN 1 Kota Blitar menjunjung tinggi bahasa Indonesia dengan cinta dan bangga menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Pemilihan Duta Bahasa ini melalui tiga tahap. Tahap yang pertama adalah guru bahasa Indonesia menentukan wakil kelas yang mempunyai nilai tinggi baik dari segi pengetahuan maupun keterampilan. Pada tahap ini terjaring 35 siswa.  Tahap selanjutnya adalah mengikuti tes secara daring yang mengupas tentang kemampuan pengetahuan ilmu bahasa Indonesia. Pada tahap yang ketiga,  adalah wawancara kepada para finalis yaitu ditemukan ada 7 nilai tinggi . materi wawancara  mencakup kemampuan analisis kesalahan berbahasa yang terjadi di lingkungan, kemampuan unjuk keterampilan dengan tiga pilihan yaitu meleporkan peristiwa, mendeskripsikan suatu objek atau berpidato yang kesemuanya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.  Untuk penilaian sikap dengan cara wawancara tentang sikap yang berkaitan dengan kecintaan dan kebanggaan dalam menggunakan bahasa Indonesia di mana pun dan kapan pun. Inilah pelaksanaan pemilihan Duta Bahasa.

Semoga semua program dapat berjalan dengan lancar dan sukses sehingga muncul bibit-bibit yang mempunyai jiwa nasionalis yang tinggi dan kuat

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.